Sabtu, 04 Juni 2011

Belajar..Dari Sebuah Titik

By: Ain Saga

Titik.titik titik.
Lama lama menjadi sebaris kata
lalu bekumpul jadi kalimat
adakah makna yang tersirat
rasa yang tersurat?

Titik titik menganak pinak
bergerombol pantulkan cakrawala
lewat media apa kita saling menyapa
kau takkan bosan menanggapinya

racun racun menggelintir begitu saja
godaan dan hasutan berkecamuk dikepala
masihkah itu membuat hidupmu bahagia
masihkah warna menua diujung senja?

Biarkan hatimu bereka reka
timbang timbanglah sepantas kata
agar semua terasa begitu berharga
lamunkan saja bila masa kan tiba

titik akan kembali titik
usai sudah harga tawa dan airmata
semua akan alasannya
mengapa kau dan aku disini
atau disana
semua ada
mendekap nalurimu
untuk terbang berkata kata
pada bayang semesta menggoda
ah..cuma sepenggal asa
tapi meremehkannya
akan buatmu terbinasa
selamanya oleh buih sengketa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...