By: Ain Saga
Lepas shubuh
kuajak kakiku bertamasya
ke negeri jingga
taman asri nirmala
tiada gelap
tiada luka pekat
jingga merona dialam khayalan
menabuh hati yang pemalu
menjadi merah dadu
selepas shubuh kusinggahi cahaya pagi
melabuhkan asa
melantunkan bait penuh aksara mimpi
tanpa pernah ingin berbagi
pada hati yang sembunyi
biar ku melangkah sepi
pada wangi cinta tersimpan pasti
dicahaya emasmu jingga..
Ijinkan kutertawa sejenak mereka reka
semburat yang kurasa
saat kau tersenyum manja
merona jingga:)
Rabu, 25 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar