By: Ain Saga
Bila ku adalah senja
yang merona dalam hari harimu
aku menyinari tiap kelabu riwayatmu
duduk manis ditepi dermaga penantianmu
andai ku kelopak bunga
kan kubiarkan semua nafasmu menjadi madu diputikku
namun ku tahu kau akan berlalu
menutup layu
menjadi debu tertiup angin sore
ketika senja datang merengkuh
bayangmu
itulah aku
andai aku
tanpa kau lukaiku
tanpa hilangkan namaku
dilubuk terdalammu
karena aku adalah senjamu
menuju malammu jua
lalu menjadi mimpi mimpi perdu diantara udara suci hatiku
kau tak pernah tahu
senja itu aku.
Merona di bayang sepimu.
Meski kau diam
mendenguskan makian.
Mencari pagi
yang hilang dari hatimu
takkan kembali.
Takkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar