Bila saja senja ini abadi
tentulah takkan pernah kan terganti
ronanya yang jingga
penuh warna bidadari
akan menghibur hati pedihku
andai saja malam bertahta
dalam senyum gemintang
pasti akan datang menghampiriku
lalu mengetuk kaki hujan
yang tega merinai dimata sayuku
karena langit pun tahu
harga kesedihanku
adalah seluruh nafas hidupku
sepanjang musim berlalu
ia akan terus mengalir
layaknya matahari gerhana
atau bulan sirna tertutup kelam
sulit menyudahinya
meski semua dunia
tawarkan surga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
diantara persinggahan malam terlukis bayang kalbu muram saksikan biduk perlahan karam membawa asa jauh tenggelam denyut harap seo...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar