Wahai adekku..
Mari ikut bersama kakak
berlari mengejar bintang
meski kita masih berjejak di bumi
namun langkah kaki
pertamamu akan terasa terlalu berarti
genggam tanganku
lupakanlah dukamu
ceriakan hatimu
sambut hari hari penuh debu
dengan tekadi mengejar bintang
agar kau mampu
berkaca dan berderma
dalam isyarat hati
tulus mencintai
ayo jangan kau cemberut
tak baik bermuram durja
hidup selalu mengejar mimpi raihlah
kejarlah
ambillah
tak cukup hanya dengan diam
dan bermanja manja..
Ingatlah wahai belahan jiwa
pancaran cinta semesta
adekku kaulah harapan bangsa..
Tersenyumlah..untuk dunia dan cita citamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar