oleh Insan Al Amin pintu demi pintu terbaris di depanku di atas lantai kayu yang memanjang
ujung jauh hingga tepat di tempat aku berdiri
senyap menunggu untuk kubuka
tanpa suara semua terlihat sama
terlapisi lukisan tipis
kabut dan awan di antara pegunungan
memancar cahaya samar
begitu hangat di dalam
entah
ribuan, jutaan kali jarum itu berputar
seperti sebuah penantian
adakah kau tahu, tahun berapa hari ini ?
yang kau butuhkan ketika itu terjadi
adalah sebuah dorongan kecil tanpa keraguan
mungkin iman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar