Layaknya tetes embun yang siratkan kesejukan
Mengawali hari dengan sapa guratkan senyuman
Menara harap dan doa tersusun indah
Temanimu mengayun setiap langkah
Lembar baru dari kehidupan siap terbuka
Tempat kau tulis bahagia tanpa secuilpun duka
Meski mentari terhalang ribuan mendung
Ku pintakan damai hatimu tak kunjung urung
Kini di altar persahabatan engkau ku sambut
Semoga bersamamu dengan keceriaan waktu terbalut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar