By: Ain Saga
Berabad silam
masih kurasakan hangat senyummu
menatap pendar dimataku
matamu yang teduh
seakan memberiku selaksa kekuatan
untuk menyongsong impian
hidupmu adalah tanggungjawabmu
pastikan kau mencari tahu
jangan bermalasan dalam
birunya kasih ayah dan ibu
pijakkan kedua kaki
agar kau faham warna
perjalanan..
Hari ini kau genap berulang tahun
nyanyian cita mu masih basah dimataku
masih melaburi pikiranku
aku akan meneruskanmu ibu
agar matahari takkan
jadi gelap lagi
bagi perjuangan kaumku
hanya ini
hadiah sejatiku
untuk seorang kartini
pahlawan emansipasi
yang slalu buatku jatuh hati
semestapun turut berseri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar