By: Ain Saga
Wahai rembulan..
Terangilah peraduanku
dengan indah pendar sinarmu
agar damai menjadi udara
di tidurku
mengasah keping cinta
penghuni hati yang cahaya
bacalah basmalah
basuh tubuh dengan air suci
berbekal niat hakiki
mari terlelap
kawan...
Biar malaikat menjaga dirimu
dan diriku
memagari dengan seribu kejora
tiada jaga
menanti denting pagi
mari pejamkan mata
kelopak..
Berdoa..
Hening..
Zzzzzzzzz...zzzzzzzz...zzzzzzzz
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar