By: Ain Saga
Kureguk basmalah
meniti seribu hikayah
dalam hidupku yang kerap berawan
bimbang
berlangit dendam
aral dan batu lara saling bersahutan
kunikmati pagi dengan seloka
alhamdulilah
menafsir segala pedih..
Buah ikhlas sempurna
adalah permadani cinta
kututup disemburat keyakinan
aamiinn
melaburi semua pelangi hati
menyejukkan
selamanya semoga terpatrikan
disepanjang jalan citaku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar