Jumat, 03 Juni 2011

Pagi yang hampa

By: Ain Saga

Senyum dan kicau burung bernyanyi
kini datar ditelingaku
pagi ini tak bisa lagi ku menatap matari
dengan senyum udara pagi
semua organ terasa renta
dan aku harus tunduk pada qada
tercipta..
Semoga pagi ini jauh lebih indah untukku
dan lebih bermakna untuk kita
kita berpisah sementara
untuk berjumpa dengan senyum setia..

Met pagi semua..
Sampai jumpa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...