Sabtu, 04 Juni 2011

POHON PUISI..ITU AKU

By: Ain Saga

Tak jemu aku bergoyang
ditabuh semilir angin menantang
sepertinya matahari enggan
memanggang daun hatiku
entah karena apa ku tak pernah tahu

hidupku laksana awan
bergerak seperti tak tenang
kunikmati setiap aroma yang kuhirup
kusesali setiap daun yang gugur
saat sarinya kureguk

pagi bergilir menuju siang
puisiku berguliran
terserak
berdetak
berarak
binar

tak jemu ku menunggu
segala cuaca kuhadapi
mengusir halimun cobaan
rindukan bayang yang bukan bayang
inikah akhir perjalanan
kutemukan kau lambaikan tangan
mengajakku berdendang
lagu cinta dan alam
sampai malam menjemput pagi
pohon pohon pun berguguran
diamuk musim empedu
dari bilik tanpa beban
aku melihatnya
merasakannya
namun tak urung melupakannya
karena pohon puisi itu..
Itu aku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...