Kamis, 02 Juni 2011

Terik yang buas

By: Ain Saga

Jingga membara
warnai kalam semesta
mengoyak tanah yang dehidrasi
rerumputan menghitam
terbakar celsius bara
pohon pohon terkulai tak berdaya
bumi lusuh dalam abu debu
udara limbah merah
cahaya merejam waktu
dan sawah ladang mati total
tanpa berita
tanpa wacana..

Terik ini buas sekali
cahyanya sampai menguras lautan yang beriak gelisah
semua mahluk ternoda terik
yang buas.membagi cahaya semesta raya...
Jadi selembar tanpa raga
kecuali sebuah nama
musim kerontang bumi
hadapi dakian cahaya si ratu matahari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...