Senyummu mawar merahmatamu bintang kejora
kulitmu pualam nirmala
suaramu buluh perindu sukma
aduhai adinda cantik nan jelita
dimana kanda boleh berjumpa
disetiap alunan suara doa
kanda memohon adinda tiba
senyummu mawar
matamu surga
suaramu ramah menghisap duka
dan semua yang kau punya
lambang lukisan alam semesta
aku terpana memandang cahaya
aku tergetar dihujam cinta
bilakah saatku tiba
bidadari jadi millik lubukku yang
bersahaja
semoga engkaulah permata
mutiara tiada tara
tempat kuberlabuh dari panasnya dunia
tempat berteduh
hingga ujung senja.
Ku menutup mata
Rabu, 10 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar