Fajar mubarak telah merekah
bersambut seribu senyuman
penghuni langit bumi
berteman Rahmat dan ampunan
berperisai kekayaan hati
kemulyaan pikiran
dan ketinggian iman dalam dada
fajar pagi mubarak
akankah hanya jadi sepenggal cerita usang di bibir senja
atau kepak sayap malaikat syurga
atau bahkan tiada titik dan koma
sabarlah.sabar itu cahaya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar