Kutahu kamu
kerap berlayar jauh menyentuh lekukan tawaku
kumengertimu
yang kerap mendongengiku
dengan belahan epik dan legenda
termasuk wangi cinta
terseling gurau canda
kau bermanja
ku merajuk
jingga bertemu jingga
mata menatap langka
biaskan satu kembara
yang baru saja kujamah jalannya
ku tahu petanya
kuresapi aneka kisahnya
namun kau seperti tak mau tahu
dan menepikan kenangan itu
aku tersedu
tercekat dalam pilu
merajuk kembali padamu
kuikat janji
dibatas mimpi mimpi bertabur bukti
mana janji
mana bukti
hanya hatimu kan merasa
seperti apa warna cinta yang kita punya
ia tak sekedar kata
"aku cinta"
Jakarta, 220911
Ain Saga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar