Diantara denting asmaNya yang berkilau
aku sejukkan hatiku
dengan dua rakaat pembuka hari
rindu padaNya
terwakili getaran dawai jiwa
aku pun mencoba mengeja alam
lembutkan hatiku yang peka
songsong cinta hanya kepadaNya
meski langkah tertatih letih
kaki terantuk butiran duri
aku membalutnya dalam do'a
seraya belajar mencintaiNya
diatas segala karuniaNya yang Maha.
Jakarta,290911
AIN SAGA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar