aku letih menahan luka yang tak jua berakhirkarena luka yang teramat dalam terukiryang belum hilang walau sudah aku usirdan sekarang justru semakin terasa getir dimana janji setiamu duluyang akan selalu mencintaikukau selalu menjaga dan melindungiku
dari ancaman dunia yang akan mencekamku
keadaan ini tak sesuai dengan janjimu
kau telah menduakan cintaku
sekarang keputusan ada ditanganmu
kau pilih dia atau aku
aku akan pergi dari hidupmu
bika memang aku bukan pilihan hatimu
aku takkan memaksamu
sekarang kau pilih dia atau aku
Senin, 19 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar