Aku pun berlari
mata bulatku menyeruak pagi
menahan dingin diantara embun pagi
menatap warna hari yang biaskan cahaya matahari
indahnya siluet sang surya
di balik awan putih
mengekang senyumku tak berhenti mengecup rasa
alam yang syurgawi
hati yang bersih tiada pedih perih
inikah tanda kebahagiaan melingkari
inikah rasa yang terpatri
saat pagi kembali bersemi
aku pun berkenan menata hati
membersihkan ia dari jelaga hitam
yang sempat menyinggahi
aku melayang dalam cinta illahi
Selasa, 13 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar