Waktu semakin berlari
menjemput pagi
kini malam berbias gemintang
dibelantara kelam
nyanyian kidung terdengar sayup
dan jauh
seolah telinga terisolasi
adrenalin mendaki jeruji hati
kini sesayup rona jingga sang bulan
kuceritakan dari balik tirai malam
penghangat mimpi yan masih bertuhankan beribu slogan
aku tersipu
akhirnya.luka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar