Kidung kesucian
kembali menggetarkan persendian
hatiku terayun indahnya keharmonisan
yang tersentuh wajah malam
Binarpun warnai lukisan hari
khusyuk menanak rindu
membingkai kasih dan sayang
bersama kehangatan bernas pagi
aku bagikan senyuman bintang
lewat jendela hatimu
baru saja
sesaat kukatakan pada bahasa maya
Aku cinta Udara pagi buta
yang tak pernah berhenti
berbisik tentang hakikat keindahan dan ketulusan
Jakarta, 0410211
AIN SAGA
Selasa, 04 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar