Dalam hening pagi
ku bersimpuh menagih simpati
kepada Allah yang maha Pemberi
aku tundukkah wajah dan hatiku
munajatku tentang dirimu
yang kerap mengisi ruang hampa hatiku
kuharap Allah akan selalu bersamamu
dan menjaga segenap perjalanan
musafirmu
kubentangkan asa padamu
kurentangkan pinta PadaNya
semoga segalanya akan menjadi
sempurna seperti apa yang tersirat
dalam kelambu jiwa
aamiin
Jakarta, 041011
Ain Saga
Selasa, 04 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar