Tak cukup
hanya menjadi baik
tapi kau juga harus berilmu
berbagilah dengan udara dan air
di alam kehidupanmu
mengertilah
untuk belajar dimengerti juga
tak cuma sekedar baik
tapi kau juga harus berani
memimpin hati
melihat cermin diri
agar tak terinjak duri yang pernah
mengeringkan darah lukamu
agar sempurna bathin mengolah
tawadhu.
Indah..bila kita mampu
menjadi imam dalam hidup kita
yang sebentar.
Manis..bila kita tahu
betapa jalan perjuangan
tak cukup hanya dengan satu kata usang..
Sudahlah..
Karena tiap kata dan jalan
akan punya ceritanya sendiri.
Carilah dalam diri.
Cari dalam budi pekerti.
Apa yang ingin kau cari?
Di hidup yang penuh warna warni
elegi.
Jakarta, 151011
Ain Saga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar