Selasa, 06 Desember 2011

Siluet Senin Pagi

senin
memori upacara

dulu kita begitu takut
kehilangan topi

entah berapa pagi
kita mengalami itu
bayangkan sinarnya mentari
hangat menyentuh pergelangan tangan

suara cekikikan dari belakang
dan pikiran yang menerawang
ke beragam topik yang menarik
untuk dilamunkan

kau tau,
mungkin kita rindu
dengan senyum guru
atau ketika mereka menepuk pundak kita
memberi spirit untuk kehidupan
yang kelak akan dijalani

masa depan,
yang sekarang kita sebut hari ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...