dunia seperti gempa
ia akan mengganyang kita
atas bawah depan belakang
dunia terus berjalan
ia memberi terang, ia memberi gelap
ia memberi duka, ia memberi suka
setalah kerja keras, sukses mungkin
ketika ditimpa cobaan, berat mungkin
segalanya, akan terasa pada waktunya, mungkin
namun ada yang selayaknya utuh
bagaimanapun hitam atau putihnya hidup
tetap utuh, tidak berubah
untuk tetap jadi baik
tetap ceria, tetap maju melangkah berani
tetap peduli, tetap berbagi
tetap memperjuangkan apa yang kita percaya
tak peduli bagaimanapun dunia
kepada kita
Senin, 02 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar