sekeping mimpi
berlari..menembus warna lazuardi
melayang di birunya hati
membebani setiap khayal dan intuisi pagi
sekeping hati
merenda sunyi
ketika malam semburatkan sinar pagi
dan wajah wajahnya
menghitam dalam kabut
kugenggamkan selaksa kesabaranku
saat kau menggamit arti
kehidupan tak selalu bersulam realiti..bagai serpihan mimpi
010712
Selasa, 03 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar