By: ain saga
Telah sampailah kakiku berdiri
diantara kesuksesan dan kegagalan
jutaan bayang serasa ingin membunuhku
jutaan warna berlabuh dalam kalbuku
merintih atau diam
menangis atau diam
bekerja atau diam
begitulah takdir bermain di
aliran darahku
aku harus mampu menghimpun selaksa doa
untuk semua yang kupinta
dipintuNYA
dari kejauhan
riuh suara cita dan cinta
memahat ketegaran
jiwa yang lapang
kugenggam tenang
bismillah
awalu dan akhiru
semoga tergapai semua mimpiku
sampai sujudku terasa jauh
terkubang dalam pasrah biru
aku yang tiada tanpa sejengkal
karunia indahMu.
Rabu, 27 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar