by: Insan Al Amin
segala yang berdarah
mensyukurkan rasa bahagia
karena berjalan bersama tunas tunas taqwa
di jalan yang dicermati nabi
memberi cinta kepada setiap yang bernyawa
kepada setiap pikiran di tiap tiap derajat lingkaran emosi
kepada bumi, langit dan tiap kebaikan yang dititip
ketidaktahuan akan ajal
menjadikannya semakin merunduk bersimpuh malu
semakin bersyukur dan bahagia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar