By: ain saga
Rona emas matari
seakan gemas merayuku
menjentikkan satu rona di kelopak yang merah susu
angin senja memainkan harpanya
kidungkan udara yang selalu ingin kuberikan
untukmu
agar selamanya kudapat menyentuh indahmu
menyapa kalam mu
senja bercahaya
menyaput kabut yang tlah pergi
tinggalkan hasrat seharum
mawar..
Yang tak bisa membeli hatiku
dengan segala masalalu
ku luluhkan hati
di kecup alam keinginanmu
wow..kau hadiahkan sejuta canda tawa dibahuku.
Sejujurnya..
Hatiku biru.
Sebiru udara kubagi untuk hatimu
cuma hati mu.
Kamis, 19 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar