By: Ain Saga
Tiga cinta dalam satu cawan
tiga cinta membelah lubuk kacaku
binar binar yang bicara
langit rindu yang kerap menggoda
meresahkan sukma
harakirikan rasa
cintaku pada agama
keyakinan tak bisa jeda
selalu jadi permata
laburi segala cuaca
dari maya hingga kepak nyataku
semua bentuk rima dan tanda baca
cintaku pada bunda
adalah laskar primadona
penggugah aroma
pencitra sukma
halalkan sepak di rimba
jadikan sandaran dan sinaran
yang mengalir riuh ke muara bening
indah cintaNya
aku terpana
tergoda
rasa yang selaksa
berkata namun lembut seroja
marah dengan etika
cemburu hati hati
namun bijak bestari
cinta ketiga adalah istana kacaku
hatiku yang kerap berembun dini
sebelum hujan membawa arti
ia jauh lebih complicated
aku terantuk linu antara deskriptif
dan argumentatif
yang membuat kepala pening
pecahkan hening yang menelan segala kering
tawaku jadi bising di udara
rehat saja
kupinta..
Agar tenang jiwa raga
dipelupuk mata
dipagi permata
Rabu, 08 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar