by : Insan Al Amin
membelah dada ketika cerita cinta kita dimulai, sayang
lalu seiring waktu kepercayaanku terhadapmu naik
titik demi titik hingga kupercayakan perasaan ini
tanpa ada niat untuk mempermasalahkan
dan hujan melodi kerinduan saling terpatri terhadap waktu
lalu ketika tanah ini dilanda kering
semudah itu kau lepas dan menghilang ke batas luas
tepian dunia ceria kita
menggema menjadi balada
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar