Kamis, 02 Juni 2011

Peri Peri Menari

By: Ain Saga

Wahai putik melati ku,
Kau gadis manisku
belahan hati ayah dan ibu
kemarilah dinda
mari kita coba terbang lintasi samudera
dengan sayap matahari
kita akan merdeka dari luka
melayang seperti rajawali
melihat isi dunia
dengan aneka warna hiasan
kejora diangkasa..
Adakah gemintang terlihat terang?
Kau dan aku begitu terpikat
senang..
Mari adik..lanjutkan perjalanan
dimana air terjun lambaikan senyum sang pangeran

betapa teduh udara diatas rambutmu
adikku pegang erat tanganku
terbang rendah jejakkan kaki dibumi
biar kau lebih mandiri
tak cengeng dan kerdil
hadapi hari
tak takut tertusuk mawar merah berduri

adakah kini hatimu riang
adakah lubukkmu tenang
merdekakan hatimu dinda
cahaya tak hanya seguris saja
ia lekat dimana mana
ada bahkan tiap sayapmu mengangkasa
jadilah peri peri menari
selalu riang tak hirau jejak meski
nyawa terapung
hampa menekur
hati terbalur sembilu
kita harus percaya..
Airmata hanya untuk bahagia
jangan lagi sayang
kau tumpahkan percuma
sesal dikandung badan.
takkan pernah kembali pulang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...