By: Ain Saga
Dipadang yang rindang
kutanam pohon senyuman
daun melesat jauh ke awan
biru
akarnya menancap dibawah perut bumi
setiap pagi kupandang penuh cinta
kusirami dengan warna dan etika
hingga berbunga
bermekaran dengan kelopak mayang merah dadu
kupetik satu tangkai bunga
kucium sampai senja
hingga kelopaknya bersinar
keemasan dibalut jingga sinar matari
indahnya menuai sesal
bila diabaikan
dilupakan apalagi dicampakkan
pohon sahabat..
Tumbuhlah indah menghujam bumi sampai malam akhiri petualangan.esok pagi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
I used to think that I could not go on And life was nothing but an awful song But now I know the mean...
-
Senyap terbit, rahim sunyi pun di gembalai tangan-tangan rancu Ada mata asa, namun dayuh-dayuhan tersekat pekap Sungguh apakah genderang i...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar