Sabtu, 04 Juni 2011

Sisi Lain Yang Kulihat

By: Ain Saga

Senja kupungut lagi
dilangit kota
bercampur debu jalan
dan tatap nanar
bocah bocah tanpa alas kaki
dengan rambut kumal
berlarian mengejar recehan

diperempatan lalulintas
kakiku tertahan
dua anak muda berjaket orange
jaket yang juga kumal
berlumpur debu
menyodorkan kotak amal
ditepi trotoar..

Diseberangnya
hiruk pikuk klakson berhimpitan dengan celoteh pengamen picisan
yang mengadu untung dibarak tak bertuan

getir kurasakan detak jantung
lembut mataku mengerjap
mencoba mengerti
meraba hati
mengais empati
di manik mungil tanpa noda
tak sekedar belas kasih

ironi dimataku
kaburkan bayangan rindu
samarkan impian surgaku
namun..kembara jalan kembali menitik
cawan hujan didalam kejoraku
telah beku lebih dulu
sebelum embun dan cinta
membawa pedihku pulang
bayang indah masa kanakku
seakan mengganggu

adakah mereka tahu..
Adakah yang mengerti

untuk pertama kali dihidupku
kubenci jadi bodoh dan lamban
entah mengapa..
Kubertanya pada udara
semua menjadi segurat maya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senandung Rindu untuk Ibu

Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...