Biarkanlah kuberjalan dengan
senyumanku
yang akan menawarkan bisa
yang kutemui
dilembah asing hati membara
tak usah lagi dirasa
tak perlu tarikan pesona
disetiap cinta yang patah
oleh cahaya silaumu
katakan aku bukan siapa
bukan apa yang patut kau kagumi
apalagi dicintai
usah meramu tanya disudut pagi
biar jalan ini damai
letakkan saja sedikit aroma ikhlas
lalu pergi
hindari tajamnya duri
harusnya kau mengerti ini.
Jumat, 12 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar