Tak bisa ku selalu menatap matamu
saat bara merah penuhi kelopak
amarah
aku hanya sebutir debu diatas
mawar merah
selarik madu di pahit yang menggetas
aku berdiam dalam tarian realitas
memeluk hati yang patah karena cerita usang
mengebiri waktu terbuang.
tak sanggup kukecup sayang
atau kubuang jauh dan melayang
menuangkan nyanyian sumbang
dilembah persahabatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar