Saat kau berikan aku luka
kuhanya tersenyum
dan berdoa
semoga Allah melimpahkan kesabaran
dalam hidupku yang sebentar
saat kau mencaci makiku
kutahankan airmataku
kuusap peluh di hati kacaku
kuulurkan setangkup maaf
dan berkata
semoga Allah jua yang akan merehabilitasi namaku
aku berdiri di lautan penuh cinta
juga udara berjuta warna
banyak insan merindukanku
namun juga banyak yang iri dan dengki
biarlah tetap begitu
kumaafkan dan segera dilupakan
pada senja merah membara di ufuk jauh
aku simpan semua
sebagai bekal perjalanan panjang
di dinginnya hatiku
selembut salju.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar