Ku terdiam
melukis lamunan
terbayang senyuman
dari lubuk penyayang
ku berdoa
berharap bahagia
antara sedih dan gembira
kumohon redhoNya
kuberkaca
di cermin bianglala
kudapati keindahan
getaran rasa sempurna
yang lengkapi noda
setiakan rasa
kuterlelap
dalam mimpi indah
menunggumu kembali
memeluk pagi yang penuh nuansa biru
kubiarkan melaju
di bibir waktu
aku pergi
berkawan mimpi
biar semua terjadi
mencintai dan dicintai
dua hal yang berarti
terlalu berarti
untuk diakhiri
cinta letupkan bara
romansa di setiap butir udara
yang kuhirup bersahaja
Kamis, 25 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
-
Sungai ini merah dulu airnya Oleh genangan darah Kakek nenek kami Sungai ini berbuncah dulu Oleh perlawanan Di sambut letusan pelur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar