Apapun itu
hitam atau putih
merah atau biru
bukan kita yang mengaturnya
Tapi Allah pemilih segala
Penyandang rumah kepastian
yang selalu mengantisipasi sejuta kemungkinan
alam ikut berguncang
angin menderu bimbang
saat saat dunia saling menerkam
apakah kita hanya akan menangisi keadaan
dan perasaan belaka?
baiknya kita saling mewarisi kesabaran..
Karena seperti janjiNya
sesudah kesulitan itu
pasti ada kemudahan
jakarta, 080911
AIN SAGA
Selasa, 13 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar