Dalam hidup kehidupanmu
pernahkah kau terusik deru
kata orang?
Tetangga kiri kanan seakan
saling menerkam
membantai semua sepak terjangmu
seakan kau seorang putri
dari keluarga terpandang
tutuplah matamu
tutup telingamu
biarkan semua suara berlalu
tak perlu kau hiraukan
karena sesungguhnya mereka naif
tak mengerti arti segala yang tersirat
hanya memandang dari luar jendela
tanpa tahu akar asal muasalnya
rumitnya kata orang
kadang bikin tensi naik pitam
darah berdenyar penuh dendam
namun lupakan
biarkan kau tutup dengan lekuk senyuman.
Selesailah gonggongannya.
Nanti pun dunia yang bicara
bukan dia atau penggalan gosip
percuma
Jakarta, 240911
Ain Saga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar