Buku takdirmu
dan buku takdirku
kembali kita baca dan tuliskan
bersama
semua cerita nuansakan warna
kisah sedih dan senang sepanjang perjalanan
ada kebekuan
ada kehangatan
ada hitamnya malam
dan beningnya embun meneteskan cinta
kini buku kita kembali mencoret rima
rotasi jiwa yang tumbuh mekar
bak bunga di taman nirwana
warna warni berkilat menyinari
setiap lukisan insani
jiwa melayang
melesat jauh menembus awan
tak ingin pulang
sampai senja tiba sempurnakan wangi pelukan.
Jakarta, 080911
Ain SaGa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
Tapak jejak gunung biru Di atas nya kama ratih, menengger dalam pangkuan kertas-kertas putih Selambang getik tulisan merenda jentik jemari...
-
Oh Cinta... Aku dengar keluh kesahmu dalam wahana yang begitu sempit Duniamu tersangkut pada khayangan dilema Ingin menari, tapi kata hat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar