Cinta yang penuh makna itu
menyentuh relung halusku
hatiku tunduk dan nafas membisu
ada gejolak bara mendekam dalam tanya
inikah cinta setia?
Kau selalu ada dalam episode duka
senyummu gulirkan rangkaian canda
yang menghapus lautan luka
seperti mawar yang menatapmu dengan keanggunannya
atau melati dengan putih sucinya
kau lentera pagi di kabut dingin menggigit jiwa
selalu hangat saat musim mengayuh halimun
cinta yang setia
ada dalam lubuk penuh cinta
dan
saat sayap sayap pagi menyapa binar mata
hanya kau bicara
cinta hanya kenal kata memberi
dan ikhlas menerima
tak lebih
tak kurang.
Itu saja!
Jakarta, 180911
Ain Saga
Senin, 19 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar