Dalam diam aku bicara
pada dingin malam
langit pagi
pada gemericik air
yang menyentuh punggung bebatuan
menyeret debu kotoran
ke muara lebih luas
aku diam
namun hatiku bergumam
aku diam
namun udara bernyawa
serpihan rasanya merebak sedalam warna
yang kusapa cerahkan kejora
aku diam
diam yang bicara
Jakarta, 170911
Ain Saga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar