Di bening shubuh mekar
sukmaku melayang di udara kata
dingin di ubun ubun
tak menggores niat hati
Untuk tunaikan dua rakaat mini
marilah sholat
sebagai tanda kesyukuran
ke hadirat Allahu Robby
kita sama memadu janji
hidupku
matiku
sholatku
ibadahku
hanya untukMu
Illahi Robby
PadaNya penggenggam waktu
sujudku sebagai tanda bakti
cahaya naluri hakiki
untuk selalu berada di jalan ini
jalan mendaki lagi terjal
namun penuh regukan kesturi.
Jakarta, pagi yang lembut
200911
Yang mengharap RidhoMu: AinSaga
Selasa, 20 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar