Setitik dari bercak keraguan
Bukan muncul atas keinginan
Masih terus coba kusematkan
Wujud sebuah pengertian
Tiada niat bubuhkan perih
Diantara ungkap selisih
Sebab cinta hanya memilih
Engkau saja sebagai kekasih
Aku bukan mencoba berkelit
Dari kisah yang kian menyempit
Tiada pula hendak menghimpit
Dirimu dalam pilihan nan sulit
Tak pernah sangsi atas tulusmu
Salah hatiku tak memahamimu
Hingga cahaya pun terlihat semu
Saat mata batin saling bertemu
Dengan apa sakitmu mesti kutebus
Meski sejuta maaf tanpa terputus
Pedih mungkin terlanjur tak terhapus
Oleh apapun, bekasnya tak kan pupus
Tetapi rasa ini sepenuhnya adalah nyata
Dalam bingkai berukir kesederhanaan cinta
Meski berulang kali ku t'lah keliru menata
Terus melukaimu dipanjang ribuan untai kata
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar