Dari jemari yang terus menari
lentik hatimu kuciumi rindu
kubasahi waktu dengan sekeping doa
agar kau senantiasa jelita dalam
menapak jalan penuh goda
cinta dan kasih sayang
yang kau endapkan
di atas rumput hijau hatiku
kan kusentuh dengan pijaran setia
agar kau mengerti
kerlip pagi yang berseri
semua karena dirimu
sempurnakan patah sayapku.
Saat harus terbang melesat
di belantara dan samudera
tempat seribu cerita terserak
tak terhingga
pulaskan rasa
JKT, 200312
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar