Penggalan mimpi
Tertata rapi
Mengarung sepi
Mencari tepi
Semakin jauh
Tangan meluruh
Teman merapuh
Hilang seluruh
Berkata tak mungkin
Jalan sangat licin
Jatuh dari ingin
Karna terpa angin
Serpih-serpih asa
Satu mengangkasa
Mengejar kuasa
Menang atas rasa
Ragu biar tertinggal
Takut habis terpenggal
Yakin tetaplah tunggal
Sirna seberat aral
Pada Maha Segala
Diserahkanlah mula
Lalu akhirnya pula
Tanpa peduli bala
Abaikan kesendirian
Meski tak merengkuh kawan
Disepanjang pencarian
Hingga puncak pencapaian
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar