Sebutir doa
kugumamkan di purna kata
kala pagi mulai mengulum makna
dengan rajutan dinginnya
dan awan shubuh berarak begitu manja
menyentuh rongga dada
sebutir doa
kusemaikan perlahan
memeluk hatimu
menjaga hatiku
dalam rumah cinta
keluarga berenda bahagia
meski hanya seguris maya.
Kita bisa..
Kita merasa
satu kata seirama..
Dalam tangkup syukurNya
120512
Sabtu, 12 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar