Hapuskan sebuah nama dari rentetan kisah
Bila ditiap aksaranya hanya terbaca resah
Hakikat jiwa dalam belenggu paling lemah
Maka mestinya menggapai bintang itu mudah
Sakit yang mana t'lah jadikanmu tersungkur
Pantaskah bekukan lisan dari basuhan syukur
Sungguh Sang Pemilik Hati tiada pernah tidur
Datangnya uji bukan sebab Kasih-Nya luntur
Jika lepas dari dekap lingkar hidup satu cinta
Yakini telah usai ditangan-Nya beda cerita
Yang berjuta lebih indah dalam untai kata
Berujung pasti penuh kemilau tanpa derita
Buka luka, biar sejuk hadir dalam masa beriring
Lepaskan lilitan kasa, bersama nuansa mengering
Perih yang ada, kan mengambil langkah berpaling
Sebab, retakan dari hati yang patah belum jadi puing
"patah hati bukan hal buruk, melainkan awal dari segala yang lebih indah"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
-
tatap tajam ke depan diam tenang dan rekam atur posisi badan ringankan dua tangan bidik tepat sasaran Focus.. Titik kemajuan 02051...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar