Ayang..
Kau adalah butiran yang melayang
melintasi waktu dan ruang
kau rumah rindu yang selalu terbayang
namun begitu cepat melelehkan senyuman
ayang..
Dengar pintaku dalam angan
jangan lagi kau terbang
jauh ke padang terasingan
di mana hanya langit sepi mematuk hari
hanya deru ombak mengiasi sunyi
tapi adalah keinginanmu
melayang..
Pergi..
Tak kembali
hingga semua airmata itu
terkubur beku dalam waktu
gelap menyeru pilu..
Memanggilmu selalu.
*ayang, 200612
Sabtu, 30 Juni 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senandung Rindu untuk Ibu
Ibu.. Ribuan hari berlalu Tanpa hadirmu Namun rindu Masih menderu Penuhi ruang kalbu Dan netraku Masih pantulkan kelabu Sekalipun langit itu...
-
oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...
-
Sering kali angan hati dan alam nyata berselisih Lumpuhkan smua hasrat jiwa dalam lautan perih Bukan tak mungkin bongkahan harap makin pip...
-
Disini aku bersama cinta yang belum tercapai Aku sedang menantinya dalam sebuah perwujudan Nyatakah dia untukku? Sebagai cinta yang aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar